Berita  

Anti Berisik, Jelajahi Sungai Maron Kini Pakai Perahu Listrik

Bupati Pacitan sangat mengapresiasi langkah PLN Nusantara Power UP Pacitan yang telah membantu masyarakat Maron mewujudkan pariwisata ramah lingkungan

narasipacitan.com – Upaya mewujudkan pariwisata berkelanjutan mulai diterapkan di Kabupaten Pacitan. Obyek wisata Sungai Maron yang terletak di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, kini resmi menggunakan perahu wisata bertenaga listrik sebagai pengganti mesin konvensional berbahan bakar fosil.

Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi wisata ramah lingkungan yang mendapat dukungan dari PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Pacitan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Melalui program tersebut, PLN memberikan bantuan 10 unit perahu wisata listrik beserta fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk menunjang operasional perahu.

Selain perahu listrik, berbagai sarana pendukung juga disalurkan untuk meningkatkan kualitas kawasan wisata Sungai Maron. Bantuan tersebut meliputi paving faba, satu unit TPS3R, sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) Sungai Maron, rambu zonasi kecepatan perahu, gapura pintu masuk kawasan wisata, gerabah terakota berbahan faba, spot ikonik wisata, hingga satu bangunan pos penjaga pantai (life guard). Total nilai bantuan yang digelontorkan mencapai lebih dari Rp1,1 miliar.

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menyambut positif program tersebut dan menyebutnya sebagai langkah strategis dalam pengembangan pariwisata hijau di daerah. Hal itu disampaikannya saat meresmikan program TJSL Infrastruktur Pariwisata Hijau PLN Nusantara Power UP Pacitan di Sungai Maron, Rabu (13/1).

“Perencanaannya matang dan masyarakat juga menerima dengan baik. Ini tentu menjadi kebanggaan bersama,” ujar Bupati.

Menurutnya, inovasi yang diterapkan di Sungai Maron diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengelola destinasi wisata lain di Pacitan dalam mengembangkan pariwisata yang berwawasan lingkungan.

Sementara itu, Senior Manager PLN Nusantara Power UP Pacitan, Munif, menjelaskan bahwa program TJSL yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik. PLN juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Sungai Maron.

“Kami ingin membangun kompetensi teman-teman Pokdarwis, itu yang membuat kami bangga,” ungkap Munif.

Ia menambahkan, pihaknya turut memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat terkait pembuatan dan perakitan mesin perahu listrik agar ke depan dapat dilakukan secara mandiri sebagai pengganti mesin konvensional.

Dengan penerapan perahu listrik ini, Sungai Maron diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata unggulan, tetapi juga simbol komitmen Pacitan dalam mendukung pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.