Berita  

Remaja 14 Tahun Meninggal Setelah Minum Kopi

Sukatmini hanya bisa termangu, sambil terus memanjatkan doa, tatkala makam anaknya di bongkar oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Pacitan. Hatinya terus dibayangi pertanyaan besar, gerangan apa yang menyebabkan Muhamad Riski Saputra (14) meregang nyawa,? Benarkah kopi yang ia minum beracun ? dan jika benar, siapa yang tega “meracuni” anak semata wayangnya.

Peristiwa bermula pada Jumat, 5 Januari 2024, sekitar pukul 06.30 WIB di rumah Sukatmini, yang beralamat di RT 005 RW 008, Dusun Mekarsari, Desa Sudimoro, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan.

Korban yang akan berangkat ke sekolah menyeruput kopi sachet yang diseduh oleh ayahnya, Tuari. 30 menit kemudian, korban mengeluhkan pahit dan kepala pusing. Seketika badanya kaku dan mengejang. Ayah korban kemudian berusaha menolong dengan memberikan air putih. Meski begitu, korban makin tak sadarkan diri. Upaya pertolongan juga diberikan dengan membawanya ke Puskesmas Sudimoro, namun naas, korban dinyatakan meninggal dunia.

Ibu korban yang curiga dengan kematian janggal yang menimpa sang anak, kemudian melapor ke Polsek setempat. Ia curiga kopi yang diminum sang anak mengandung racun. Terlebih ada sederet kejadian janggal yang juga menimpa keluarga itu sebelumnya. Seperti kehilangan buku tabungan dan kartu ATM milik sang anak.

“Kalau kopi biasa rasanya kan ngga mungkin, dalam waktu 5 menit. Ini langsung kejang dan meninggal “, jelas Sumarni, bibi korban.

Laporan yang dilayangkan Sukatmini, direspon oleh Polres Pacitan dengan mendatangkan tim Inafis Labfor Polda Jatim. Ekshumasi (pembongkaran makam) dilakukan, Kamis(11/1). Proses otopsi di gelar ditempat, dengan disaksikan keluarga korban. Polres Pacitan juga menggelar olah TKP, dan mengumpulkan sejumlah barang bukti termasuk seragam pramuka korban, sisa kopi merk NC, dan handphone korban beserta soft case.

 “Kami sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang bukti dan mendalami keterangan saksi-saksi,” ujar Kasatreskrim Polres Pacitan, AKP Untoro,

“Bongkar mayat tujuannya untuk mencari bukti pendukung terkait penyebab kematian korban, dan memastikan apa benar kopi yang diminum korban mengandung racun,” terangnya.

Sampel bagian tubuh korban dibawa ke  Laboratorium forensik Polda Jatim. Keluarga korban masih menunggu keterangan resmi pihak kepolisian, terkait dugaan keracunan yang dialami korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *